***SELAMAT DATANG DI BLOG infomajenang*** NEWSTICKER Musim Hujan Datang Lagi NEWSTICKER

Calhaj Asal Majenang Meninggal di Pesawat

Mekah, CyberNews. Calon jamaah haji (calhaj) Indonesia, Slamet Riadi, embarkasi SOC (Majenang), meninggal dunia empat jam sebelum pesawat yang membawanya mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jedah, Minggu (16/10).

Jenazah yang berasal dari Majenang, Jawa Tengah, tergabung dalam kloter 44 usai dimandikan dan dishalatkan ke Masjid Palestine, jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum dan haji di kawasan Harajat, timur Jeddah.

"Rencananya jenazah akan dishalatkan di Masjid Palestine di wilayah Arrehab, empat kilometer dari Rumah Sakit King Fahd, usai shalat dzuhur hari ini (Minggu)," ujar petugas penghubung/kasus Abdul Karim, di Jedah, Minggu (16/10).

Dalam pantauan di RS King Fahd, sekitar jam 11.00 waktu Arab Saudi atau 15.00 WIB, jenazah langsung dibawa ambulan ke Masjid Palestine. "Istrinya dan dokter kloter sudah menyerahkan urusan penguburan kepada kami," ucap Abdul Karim.

Menurut istri, Slamet sudah mengalami pingsan berkali-kali di embarkasi Solo kemudian mengalami sakit perut di atas pesawat, diduga Slamet mengalami serangan jantung.

Kini, istri almarhum sudah diberangkatkan kembali ke Mekah untuk melanjutkan ibadah haji.

Menurut data Siskohat pukul 10.11 WAS, jamaah haji meninggal dunia hingga Minggu (16/10) ini sebanyak 11 jamaah. Jamaah sakit 15 orang di Jeddah, tujuh di Madinah.

Sumber SM

. . . .pengen nglanjutin mbaca “Calhaj Asal Majenang Meninggal di Pesawat”  »»

Pendataan kembali warga dengan kelas ekonomi menengah ke bawah di 2011

















Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan berbagai persiapan untuk Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) yang akan dilakukan di 2011. Dalam melakukan PPLS, BPS ternyata menggandeng World Bank (Bank Dunia) dalam hal studi dan technical assistant.

Demikian disampaikan oleh Direktur Statistik Ketahanan Sosial Uzair Suhaimi dalam Media Workshop BPS 2010 di Hotel Golden Flower, Jalan Asia-Afrika, Bandung, Sabtu (13/11/2010).

"Seperti kita ketahui BPS akan segera melakukan PPLS di tahun 2011. PPLS memang dilakukan 3 tahun sekali dimana terakhir dilakukan pada tahun 2008," ujar Suhaimi.

Suhaimi mengakui, dalam PPLS yang sebelumnya dimana pada tahun 2008 dilaksanakan memang masih terjadi banyak kesalahan (error). "Oleh sebab itu kita tengah mengembangkan studi untuk mengurangi error dimana bekerjasama dengan World Bank," ungkap Suhaimi.

Menurutnya, program PPLS ini sangat efektif untuk mendata jumlah kemiskinan di Indonesia selain itu dapat digunakan nantinya untuk program-program seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digulirkan pemerintah. Bank Dunia sendiri, lanjut Suhaimi akan berkontribusi sebagai technical assistant dalam mengembangkan sistem baru sehingga tingkat kesalahan akan semakin kecil.

"PPLS 2011 rencananya akan dilakukan pada Juli 2011 dimana merupakan program nasional pemerintah," katanya.

Nantinya hasil PPLS ini, sambung Suhaimi akan digunakan dalam semua jenis program bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. "Seperti salah satunya juga program PKH atau Program Keluarga Harapan yang dilaksanakan Kementerian Sosial dimana memberikan bantuan langsung untuk pendidikan anak," katanya.

Sebelumnya, PPLS 2008 sendiri telah digunakan dalam berbagai program sosial seperti Beras Miskin (Raskin), Bantuan Langsung Tunai (BLT) terkait subsidi BBM dan beberapa program lainnya.

Suhaimi menambahkan, dengan adanya PPLS 2011 diharapkan masyarakat dapat bekerjasama dalam mengungkapkan data-data yang di survei oleh BPS.

"Bagaimanapun masyarakat harus mau jujur melaporkan. Istilahnya jika miskin ya harus mengaku miskin. Karena nanti daftar yang miskin tersebut akan digunakan bagi program pemerintah," katanya.

Sumber : detik.com

. . . .pengen nglanjutin mbaca “Pendataan kembali warga dengan kelas ekonomi menengah ke bawah di 2011”  »»

Memacu Adrenalin di Trans Studio Bandung Hanya Dengan 150 ribu perak




Apa yang ingin anda cari saat berwisata ke Bandung? jika sebelumnya anda ke Bandung mencari tempat wisata yang berbau alam, kuliner, bangunan heritage atau wisata belanja, kini Bandung mempunyai wahana hiburan baru, tempat bagi mereka yang suka dengan tantangan adrenalin.

Adalah Trans Studio Bandung, yang disebut-sebut sebagai taman rekreasi indoor terbesar di dunia, kini mulai hadir di Kota Kembang ini. “Semoga dengan hadirnya Trans Studio di Bandung, akan lebih menghidupkan perekonomian Kota Bandung dan warganya,” kata Komisaris Utama Para Grup, Chairal Tanjung dalam konfrensi pers usai soft opening

Trans Studio Bandung, Jumat, 17 Juni. Trans Studio Bandung, yang berlokasi di kawasan Bandung Super Mall, Jalan Gatot Subroto Bandung, berdiri di atas lahan seluas 4,4 hektar. Di dalamnya terdapat 20 wahana permainan yang beberapa diantaranya dapat memacu adrenalin pengunjung. Delapan permainan diantaranya akan sangat memacu adrenalin pengunjung. "Wahana ini kami datangkan dari beberapa negara, seperti Eropa dan Amerika.,” katanya Tanjung.

Trans Studio Bandung mem
punyai 3 zona lokasi dengan penuh petualangan, yaitu Studio Central, yang merupakan kawasan dengan kemegahan klasik ala Hollywood dan New York di Era tahun 50-an. Lost City, kawasan negeri para petualang yang haus akan tantangan, dan Magic Corner, kawasan bertema Eropa abad pertengahan, yang misterius dan penuh keajaiban, “Konsep, wahana ini dibuat oleh orang-orang kreatif dari Indonesia, kita harus berbangga,” katanya. Selain wahana permainan, pengunjung juga dapat menikmati suguhan bangunan klasik ala Eropa dan Amerika. Chairul menargetkan Trans Studio ini akan dikunjungi tiga juta orang setiap tahun.

Salah seorang pengunjung asal Jakarta, Andika Satrio, 31 tahun, mengaku kagum dengan arena permainan yang ada di Trans Studio Bandung, “Ini benar-benar memacu adrenalin, pokoknya gila. Saya benar-benar harus menutup mata saat mencoba wahana Giant Swing,” kata Andika, usai mencoba wahana tersebut. Di Trans Studio Bandung, pengunjung juga dapat menyaksikan sajian “World Class Show and Entertainment” dengan ikon-ikon terkenal. Seperti suguhan Legenda Putra Mahkota, yang mengeksplorasi budaya Indonesia dengan sentuhan pertunjukan sirkus internasional dengan efek dan atraksi pemain yang memukau Chairul Tanjung menjamin, semua wahana permainan aman untuk dinikmati.

Seluruh petugas pelayanan telah dilatih cara penyelamatan. "Jadi kami pastikan aman,” ujarnya. Bagi anda yang ingin mencoba untuk memacu adrenalin, silahkan merogoh kocek sebesar Rp 150.000 untuk hari biasa, dan Rp. 200.000 untuk akhr pekan dan hari libur.

Sumber: TempoInteraktif


. . . .pengen nglanjutin mbaca “Memacu Adrenalin di Trans Studio Bandung Hanya Dengan 150 ribu perak”  »»